My Blog List

Wednesday, September 11, 2024

BELAJAR MENGAPRESIASIKAN

BIJAK BERKOMENTAR



Ini adalah cerita perempuan saat pertama kali dipercayakan membuat sesuatu untuk dihadirkan pada salah satu acara. seperti pada umumnya setiap orang yang dipercayakan untuk satu acara tertentu pastinya punya perasaan yang berbeda dari biasanya, ada perasaan senang, dag dig dug, takut dan lain2. semua pasti campur aduk. 

Mengeluarkan karya kita untuk pertama kali mempunyai kesan tersendiri ada perasaan khawatir dan merasa serba salah mendengar respon pengunjung terhadap produk yang dihadirkan.

Ada beragam respon liar bermunculan, entah itu yang jujur atau yang tidak. Ada banyak yang sifatnya memuji, mengkritik, melemahkan / menjatuhkan alias membuat seseorang merasa sangat gagal dan malu hingga ada juga yang diam penuh rahasia. 

Banyaknya respon itu, membuat perasaan ketar ketir turun naik, malu, kecewa, sedih, terdiam, terpaku, terpukau dan bahagia, semuanya menjadi campur aduk, namun dari semuanya kita harus merasa sangat bersyukur sekali. Melihat antusias dan respon yang begitu beragam, itu tandanya apa yang kita hadirkan mampu membuat orang lain berkomentar.

Akhirnya dari semua keadaan itu, kita harus mampu menerima dengan tenang, menyelesaikan perasaan dengan tersenyum bebas dan lepas.  Merunut kembali semua cerita  dengan cepat dalam ingatan dan mengabaikan hal2 yang membuat ke tidak nyaman pada diri kita, menjadikan latihan bagaimana kit mengelola emosi dan mood kita terhadap situasi- situasi tertentu.

Ternyata kritik yang menjatuhkan, yang tidak valid, bahkan membanding2kan tidak boleh membuat kita pribadi kecewa yang berkepanjangan, sedih berlarut-larut atau putus asa hingga membuat kita kapok untuk melakukannya kembali suatu saat nanti  Justru kita harus semakin yakin bahwa kita pasti mampu sekalipun harus dengan usaha lebih keras lagi.


Biasanya dari sekian banyak respon yang kita dengar, paling sedikit ada satu respon yang membuat kita bangkit, kuat atau semakin bersemangat. Yang mampu mengabaikan kata2 yang tidak enak didengar sehingga kita menjadi lebih lapang dada dan berpikir lebih posistif menerima setiap masukan atau kritikan.  

Jadi bijaklah berkomentar dalam hal apapun, dan bijak juga menerima setiap masukan dan komentar yang ada. Percayalah setiap kejadian yang ada adalah pelajaran dan masukkan untuk kita lebih maju dan lebih baik lagi.

Sah-sah saja orang membanding bandingkan, sah-sah saja orang menilai kita. Tapi kita juga tidak berkewajiban menerima semua omongan orang diluar sana. 

Jangan membanding2kan orang,sebelum kita sendiri benar2 mengenal bidang mereka,. namun untuk semua cerita yang hadir. saya  berharap semua ini bisa menjadi masukan buat kita bersama.

Terimakasih,

Salam manis dari kami.






No comments:

Post a Comment

Secangkir Teh Hangat

 HUJAN DERAS DI SIANG HARI Di luar suasana dingin sekali angin kencang dan hujan deras seperti tumpah dari langit. tak perduli seberapa besa...