HUJAN DERAS DI SIANG HARI
Diluar suasana dingin sekali angin kencang dan hujan deras seperti tumpah dari langit. tak perduli seberapa besar suara yang dihasilkan, namun di ruangan ini suasana semakin hangat ditemani teh hangat yang disiapkan oleh tim kandi kami.
Kami bersiap mendengar cerita dan bersiap untuk bincang dengan sahabat perempuan yang datang siang menjelang sore hari ini. setelah menyapa dan membiarkan suasana hati agak tenang, kata yang pertama keluar adalah ,
"itu ibu atau ibu mertua?" saat itu bertepatan ibu mertua ku batuk dan memanggil2 nama suster yang menjaga.
begini loh bun, dirumah aku merasa tidak nyaman, karena Bas selalu pulang malam2. terkadang saya jadi harus makan malam larut malam karena harus menunggu Bas pulang, kalaupun saya sudah sangat lapar saya harus makan di kamar dan memesan makanan online.
tak jarang aku memesan dari Bas untuk dibawakan makanan.
saya tidak enak bila harus makan sendiri bersama mertua ku.
pernah suatu waktu kami makan bersama, tapi mertua ku perempuan selalu memperhatikan apa saja yang saya ambil didalam piring saya
o iya, pernah anaknya mba Niken dilarang makan lauk banyak2. padahal makanan itu mba Niken yang bawa dimasak dari rumah untuk dimakan bersama2 dirumah ibu. untung anaknya mba Niken tidak tersinggung hanya sedikit kaget ketika dilarang ibu, tapi dia tetap mengambil saja lauk itu. dan tidak mengindahkan larangan ibu mertua ku. sekalipun akhirnya dia melaporkan nya juga ke ibunya kalau dia dilarang eyang nya untuk menambah lauk pada waktu makan.
Pokoknya bun, aku tuh merasa bagimana ya saya bikin jus untuk diminum saja, di komentarin. Pokoknya pusing kepala ku tinggal disitu. hampir kami tidak pernah berkomunikasi. paling bila hanya ingin bertanya yang singkat, memanggil baru aku berkomunikasi. Namun bila untuk bercerita dan bincang2 hampir tidak pernah.
Sejenak saya membiarkan sahabat perempuan untuk mengambil nafas agar mengurangi emosi nya sedikit saja. Saya menyajikan kan teh hangatnya untuk di minum. Biasanya sahabat perempuan akan jauh lebih rileks bila setelah menyeruput pelan teh hangat dari dapur perempuan, hehehe karena teh itu kami buat dengan penuh perasaan dan harapan baik.

No comments:
Post a Comment